Cara mengetahui bahasa tubuh isyarat dan kebohongan

Untuk mengetahui dan mempelajari gerak isyarat berbohong, ada baiknya kita langsung mencobanya dan mempraktekan dengan lawan bicara kita.

Cara mengetahui bahasa tubuh isyarat dan kebohongan

Tanyakan beberapa hal kepada lawan bicara kita yang sekiranya dia akan berbohong.

Saat itulah kuta akan menemukan bahasa tubuh dan gerak isyarat dari kebohongan.

Coba amati apa yang sering dikatakan oleh para artis dan politikus yang sedang berbohong. Ada sebuah simpulan bahwa orang-orang dengan profesi artis dan politikus adalah yang yang ahli dalam memanupulasi bahasa tubuh mereka, benar tidaknya simpulan ini, kita dapat memutuskan sendiri setelah kita mempraktekannya Cara mengetahui bahasa tubuh isyarat dan kebohongan ini. Akan tetapi, kalau kita amati kehidpan kedua profesi ini, memang ada kecenderungannya.

cara mengetahui bahasa tubuh kebohongan di televisi

Artis sering kali harus berperan sebagai orang lain, dengan kata lain, mereka sering harus berbohong kepada diri sendiri. Karena hal ini dilakukan secara terus-menerus, ada kalanya mereka akan menganggap bahwa berbohong adalah tindakan yang amat wajar baginya.

Begitu juga dengan politikus yang sering kali membohongi rakyat untuk mendapatkan dukungan dengan menyembunyikan fakta. Kebohongan yang dilakukannya sudah mendarah daging dan terus menerus dilakukan. Walaupun berbohong, mereka merasa bahwa itulah kebenaran dan mereka tidak merasa bersalah, Namun, ini tidak berartikan bahwa semua politikus dan artis itu pembohong.

Politikus yang sering membohongi rakyat

Menurut Argyle, ada sejumlah orang di dunia ini yang saat berbohong justru memperlihatkan tanda-tanda ketulusan.

Mereka menatap mata orang dengan tulus dan tidak menunjukkan gerak isyarat berbohong sehingga orang yang sudah mempelajari bahasapun akan terkecoh. Argyle menyebutnya sebahai “Orang-orang Machia-velli”

Jika kita memperhatikan sepasang kekasih sedang berbicara, banyak sekali kebohongan yang dipertontonkan mereka.

Masa-masa ini merupakan situasi yang rawan untuk berbohong ketika masing-masing ingin menunjukkan segala kelebihannya serta menutupi segala kekurangannya. Coba kita ingat-ingat saat kita pacarang dulu (bagi orang yang suka pernah pacaran).

Seberapa sering kita berbohong?

Comments

Trackbacks

Sampaikan pikiran & pendapat anda: